Dinas PUPR Karawang Genjot Revitalisasi Drainase dan Bangun Sumur Resapan Untuk Atasi Banjir

redaksirakyatbersuara
Rabu, November 05, 2025
Last Updated 2026-01-27T08:16:04Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Karawang, Aries Purwanto

Karawang, RBK || Dalam upaya mengantisipasi dan mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Karawang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya melalui program revitalisasi drainase dan pembangunan sumur resapan di berbagai titik rawan genangan.

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Karawang, Aries Purwanto, menyampaikan bahwa hingga saat ini pelaksanaan revitalisasi drainase sudah mencapai 90 persen dari total 600 titik yang tersebar di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Revitalisasi drainase ini merupakan langkah penting untuk memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan di musim hujan,” ujar Aries, Rabu (5/11/2025).

Selain itu, Aries menambahkan bahwa pihaknya juga telah merencanakan pembangunan 100 sumur resapan dengan alokasi anggaran sekitar Rp400 juta, yang akan diprioritaskan di wilayah perkotaan, Cikampek, dan Rengasdengklok.

“Untuk sumur resapan, dokumen perencanaan atau DED sudah selesai. Saat ini masih dalam proses kontrak. Kami targetkan pembangunannya bisa dimulai tahun ini,” tuturnya.

Aries menjelaskan, sumur resapan berfungsi menampung air hujan agar terserap ke dalam tanah. Namun, jika kapasitas sumur sudah penuh, air akan dialirkan ke saluran pembuangan agar tidak menyebabkan genangan.

Program Nonfisik: Asih Salira Ajak Warga Peduli Lingkungan

Selain kegiatan fisik, Bidang SDA juga menjalankan program nonfisik bertajuk “Asih Salira” (Aksi Bersih-Bersih Saluran Air). Program ini mengajak masyarakat untuk bergotong royong membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini kendaraan sedot lumpur sudah bisa digunakan,” tambahnya.

Sebagai inovasi pelayanan publik, masyarakat juga dapat melaporkan permasalahan banjir atau drainase melalui aplikasi SISDARA (Sistem Informasi Sumber Daya Air). Platform digital ini dirancang untuk mempermudah komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Aplikasi ini dibuat untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, mempercepat respon penanganan, dan mendorong transparansi,” tutup Aries.

***

RBK
Rakyat Bersuara Updated at: Rabu, November 05, 2025
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl